Manajemen Diri - Manajemen Waktu
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH
Hidup di dunia ini merupakan anugerah dari Allah swt, kita harus mensyukuri
nikmat tersebut oleh karena itu kita harus memanfaatkan hidup ini dengan
sebaik mungkin dan pandai mengatur waktu dan mengisinya dengan kegiatan
positif.Manajemen waktu atau pengaturan waktu sangat penting sekali dalam
kehidupan kita, karena dengan pengaturan waktu kita akan mampu melaksanakan
tugas-tugas dengan efektif dan efisien.Manajemen waktu merupakan
perencanaan, pengorganisasian,penggerakan, dan pengawasan produktivitas
waktu. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Sumber daya yang
mesti dikelola secara efektif dan efisien. Efektifitas terlihat dari
tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan
efisien tidak lain mengandung dua makna,yaitu: makna pengurangan waktu yang
ditentukan, dan makna investasi waktu menggunakan waktu yang ada. Manajemen
waktu bertujuan kepada produktifitas yang berarti rasio output dengan
input. Tampak dan dirasakan seperti membuang-buang waktu dengan mengikuti
fungsi manajemen dalam mengelola waktu. Merencanakan terlebih dahulu
penggunaan waktu bukanlah suatu pemborosan melainkan memberikan pedoman dan
arah bahkan pengawasan terhadap waktu. Manajemen waktu ini dapat memberikan
hasil yang lebih baik jika dilakukan dengan sungguh-sungguh tentunya dengan
disiplin. Dan komitmen yang tinggi dari individu sagat dibutuhkan untuk
mematuhi dan menjalankan manajeman waktu yang sudah di tentukan, misalnya
oleh perusahaan atau tempat bekerja dalam menjalankan aktivitas
sehari-hari.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Pada latar belakang di atas maka permasalahan dalam study kasus ini dapat
di identifikasi pada hal-hal berikut :
1. Bagaimana definisi waktu?
2. Bagaimana pengertian manajemen waktu?
3. Bagaimana tips manajemen waktu?
4. Bagaimana strategi manajemen waktu mahasiswa?
1.3
TUJUAN PENULISAN
1. Untuk mengetahui bagaimana definisi waktu.
2. Untuk mengetahui bagaimana pengertian manajemen waktu.
3. Untuk mengetahui bagaimana aplikasi manajemen waktu bagi mahasiswa.
4. Untuk mengetahui bagaimana tips manajemen waktu.
5. Untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen waktu mahasiswa.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 DEFINISI WAKTU
Waktu adalah besaran yang menunjukkan lamanya suatu peristiwa berlangsung.
Sering dalam kehidupan sehari – hari waktu dibedakan dengan kronos (
kejadian peristiwa yang akan ada tiap saat ) dan kairos ( kesempatan tidak
akan terulang ).
2.2 SIFAT DAN KEISTIMEWAAN WAKTU
a. Waktu itu cepat berlalu
Waktu yang berjalan akan terasa cepat berlalu. Seolah – olah baru kemarin
anda berlari dengan teman atau keluarga tidak terasa sekarang sudah akan
menghadapi hari minggu lagi. Dulu masih kanak-kanak sekarang sudah dewasa
bahkan mungkin sudah punya anak. Semua yang anda rasakan seperti perasaan
di atas,pasti dirasakan oleh orang lain.
b. Memiliki kecepatan berbeda tergantung kondisi
Waktu yang berlalu mempunyai kapasitas kecepatan yang berbeda menurut
kondisi individu masing – masing, walaupun pada hakikatnya kecepatan waktu
tersebut tetap. Misalnya ketika kita sedang menunggu seseorang, kita akan
merasakan waktu berjalan begitu sangat lambat sekali, sehari seakan
seminggu. Sebaliknya ketika kita sedang melakukan hal-hal yang kita
senangi, misalnya baca buku, chating, main game dan sebagainya, waktu akan
terasa begitu cepat berlalu.
c. Tidak dapat digantikan
Waktu yang telah berlalu tidak dapt digantikan dengan waktu yang lain.
Apabila telah berlalu maka iapun tidak akan digantikan dengan waktu yang
lain dimasa yang akan datang. Yang lalu tetaplah berlalu, sedang yang akan
datang haruslah disongsong dengan perbuatan yang lebih baik. (Let by Gone
Be by Gone)
2.3 PENGERTIAN MANAJEMEN WAKTU
.
Manajemen waktu merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan
pengawasan produktivitas waktu. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk
kerja. Sumber daya yang mesti dikelola secara efektif dan efisien.
Efektifitas terlihat dari tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah
ditetapkan sebelumnya. Dan efisien tidak lain mengandung dua makna, yaitu:
makna pengurangan waktu yang ditentukan, dan makna investasi waktu
menggunakan waktu yang ada. Manajemen waktu bertujuan kepada produktifitas
yang berarti rasio output dengan input. Tampak dan dirasakan seperti
membuang-buang waktu dengan mengikuti fungsi manajemen dalam mengelola
waktu. Merencanakan terlebih dahulu penggunaan waktu bukanlah suatu
pemborosan melainkan memberikan pedoman dan arah bahkan pengawasan terhadap
waktu.
2.4 PENTINGNYA MANAJEMEN WAKTU
Mengapa kita perlu memanajemen waktu kita sebaik mungkin? Selain karena
waktu itu sangat berharga, ada beberapa alasan lainnya, diantaranya Karena
waktu kita terbatas, sementara pekerjaan senantiasa bertambah.Manajemen
waktu membantu kita untuk berkerja lebih efektif dengan skala
prioritas.Manajemen waktu menjauhkan kita dari stress kita dapat mengontrol
setiap tugas dan tenggat waktunya
Manajemen waktu membuat kita lebih produktif (dapat menghindari hambatan
dan gangguan yang menghalangi dari tujuan.Sebuah sistem manajemen waktu
yang sesuai dengan kebutuhan, dapat membantu Kita menyelesakan pekerjaan
dalam waktu singkat. Apapun prioritasnya, mempelajari cara mengatur hidup
dan belajar akan membantu kita mencapai tujuan hidup kita. Berikut ini
adalah jawaban untuk pertanyaan “Mengapa Saya harus me-manage waktu saya?”
Karena sistem manajemen waktu yang efektif dapat Membantu Kita membuat
prioritas. Misalnya bertemu kekasih yang sudah seminggu tak bertemu atau
mengejakan bahan presentasi tugas yang akan dikumpul besok.
Mengurangi kecenderungan untuk menunda. Nah… biasanya hal yang satu ini
yang membuat manusia manusia di dunia ini susah sekali untuk sukses. Saya
pribadi merupakan penderita akut penyakit ini.sistem manajemen waktu adalah
obatnya.Membantu kita menghindari “tabrakan waktu”. Dengan menulis semua
aktivitas, tugas, janji, pesan dan pengingat Kita hanya disatu tempat, akan
membantu kita memastikan bahwa dua atau tiga kegiatan tidak dilaksanakan
pada waktu yang bersamaan. Jika terjadi tabrakan waktu, kita akan
mengetahui sejak awal dan memungkinkan untuk mengatur kembali jadwal kita.
Memberi kita kebebasan dan kendali. Manajemen waktu tidak akan membatasi
ruang gerak seseorang.Sebuah kendali terhadap bagian dari hari kita,
memungkinkan kita untuk menjadi fleksibel pada hari-hari berikutnya.
Membantu kita menghindari perasaan bersalah. Kita akan belajar dengan
nyaman jika kita menyediakan waktu tertentu untuk melakukannya. Tanpa
sebuah rencana untuk mengerjakan tugas kita saat ini. Kita mungkin merasa
“kepala kita terbebani”. Bahkan juga ketika kita tidak sedang mengerjakan
tugas tersebut.Membantu mengevaluasi kemajuan kita. Jika kita menyadari
bahwa kita dapat membaca 75 halaman perminggu, sedangkan pada minggu ini
kita hanya membaca 60 halaman, maka kita memerlukan kalkulator untuk
mengetahui bahwa kita memang tertinggal pada minggu ini. Dan dengan begitu
kita akan tau, ‘sedang dalam posisi apa saya ini?’ artinya dibutuhkan
sedikit waktu untuk mengejar ketertinggalan itu. Dan keuntungan buat kita,
kita dapat langsung menyadarinya, dan segera bertindak untuk itu.
2.5
PRINSIP MANAJEMEN WAKTU
Untuk dapat mengelola waktu dengan tepat, maka diperlukan pemahaman tentang
prinsip-prinsip dasar manajemen waktu agar lebih berhasil dan berdaya guna.
Berikut ini prinsip dasar manajemen waktu yang penting diperhatikan :
1. Sediakan waktu untuk perencanaan dan menetapkan prioritas
2. Selesaikan tugas berprioritas tinggi sesegera mungkin dan tuntaskan
tugas sebelum mulai tugas yang lain
3. Prioritaskan kembali tugas yang tersisa berdasarkan informasi baru yang
terkait.
Tiga Kategori Prioritas Waktu
- Jangan dikerjakan
Memiliki karakteristik Masalah dapat hilang tanpa diatasi,Sudah kedaluarsa,
dapat dikerjakan oleh orang lain.
- Kerjakan Nanti
Memiliki kateristik tidak disertai jatuh tempo, dapat ditunda, dapat
diperlambat
Alasan penundaan tugas :
Tidak ingin memulai, Tidak tahu dari mana memulai, Tidak tahu dari man
memulai meskipun ingin memulai.
- Kerjakan Sekarang
Memiliki karakteristik Kebutuhan unit operasional harian
Kegiatan-kegiatan yang tidak bisa ditunda, misal : Kebutuhan staf,
Kebutuhan, peralatan, Rapat
2.6
MANFAAT MANAJEMEN WAKTU
Sistem manajemen waktu yang sesuai dengan kebutuhan bisa membantu kita
dalam menyelesaikan tugas pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat. Apapun
prioritasnya, mempelajari bagaimana cara mengatur waktu akan membantu kita
dalam mencapai target atau tujuan yang sudah di tetapkan sebelumnya, inilah
beberapa apa lasan mengapa kita harus me-manage waktu:
1. Dapat membantu kita membuat prioritas. Seperti misalnya, manakah yang
harus di dahulukan membayar uang sekolah atau membeli handphone baru.
2. Dapat mengurangi kecenderungan untuk menunda-nunda tugas atau pekerjaan.
3. Dapat membantu menghindari tabrakan waktu atau bentrok. Seperti
misalnya, menghindari 2 (dua) kegiatan yang seharusnya tidak dilakukan
secara bersamaan.
4. Dapat membantu mengevaluasi perkembangan atau kemajuan kita dalam
menyelesaikan tugas atau perkerjaan
2.7 EMPAT TINGKAT MANAJEMEN WAKTU
Steven Covey membagi manajeman waktu pribadi kita menjadi empat tingkat. Pertama, yang termudah, adalah mencatat semua kegiatan
yang akan kita lakukan. Misalnya : beli susu, servis mobil, mampir ke
apotik, telepon supplier, isi pulsa, dan seterusnya. Setelah selesai
melakukan salah satu dari kegiatan tadi, kita segera mencoretnya dari TO-DO
LIST. Tidak ada yang salah dari manajemen waktu jenis ini, malahan
menyenangkan karena memberikan fleksibilitas dan kebebasan. Paling – paling
resikonya adalah kegiatan kita tidak terarah dan kelihatan tak bertujuan.
Generasi kedua manajeman waktu kitasedikit rumit karena
melibatkan deadlinedan prioritas.Setiap kegiatan memiliki tenggat waktu dan
diatur berdasarkan tingkat kepentingannya.Berdasarkan daftar kegiatan di
atas, kita merubahnya menjadi : beli susu – senin servis mobil – selasa
mampir ke apotik – rabu telepon supplier – kamis isi pulsa – jumat makan
malam bersama istri dan keluarga - Sabtu - 19.00 Kebanyakan dari kita
berhenti sampai di sini. Satu-satunya kelemahan dari pengaturan jenis ini
adalah tidak berorientasi jangka panjang. Prioritasnya tetap genting, bukan
penting. Apa yang sebenarnya akan kita capai dengan melakukan kegiatan
-kegiatan tadi ? Urutan manajeman waktu generasi kedua ini dimulai dari
mengumpulkan semua kegiatan yang akan dikerjakan kemudian membaginya
berdasarkan urutan waktu dan prioritas.
Generasi ketiga adalah manajeman waktu yang lebih efektif
dan efisien. Sekaligus juga lebih rumit. Langkah pertama yang harus
dilakukan adalah menentukan tujuan jangka panjang. Berikutnya kita
mengumpulkan semua kegiatan yang perlu dilakukan untuk mencapainya. Langkah
terakhirnya adalah menyusun rangkaian kegiatan tersebut berdasarkan urutan
waktu, hubungan dan prioritasnya.Saya yakin sedikit orang yang menerapkan
sistem manajemen waktu generasi ketiga ini karena tingkat kerumitannya.
Padahal langkah pertama untuk mencapai kesuksesan personal adalah
pengaturan waktu yang efektif dan efisien. Karena itu jangan heran melihat
jumlah orang sukses yang sangat sedikit. Inilah salah satu alasannya.
Sukses itu memerlukan disiplin,perencanaan, dan pengorbanan. Sekilas,
sistem ini kelihatan sempurna dan tanpa cacat. Memang demikian adanya! Yang
hilang adalah fleksibilitas, hubungan dan spontanitas. Sebab semuanya sudah
"direncanakan,dijadwalkan, dan ditargetkan." Hampir tidak ada ruang untuk
kesalahan dan toleransi. Kita seakan - akan diprogram untuk menjadi robot
atau mesin. Tidak ada yang namanya perasaan ataupun hubungan yang kaya.
Padahal kebutuhan aktualisasi diri menduduki tingkat tertinggi dari
hierarki Maslow. Mungkin inilah salah satu alasan mengapa orang mulai
meninggalkan sistem yang nyaris sempurna ini.Manusia adalah makhluk yang
memiliki keinginan dan kebutuhan. Mengabaikan sifat alami mereka akan
membuatnya memberontak. Suatu sistem yang canggih tanpa peran aktif manusia
akan membuat sistem tersebut hanyalah sebuah sistem yang tidak bisa
berjalan dengan baik. Manajemen waktu generasi ketiga tidak dapat menjawab
pertanyaan "Apa untungnya bagi saya jika melakukan semua yang dibebankan
kepada saya?"
Generasi keempat dari manajemen waktu bertujuan untuk menutupi kelemahan
generasi ketiga. Seperti halnya generasi ketiga memperbaiki kekurangan
generasi kedua. Jadi seperti apakah manajemen waktu yang konon membuat kita
bertindak lebih efektif dan efisien ini? Secara singkat, generasi keempat
mengeser peran utamanya dari benda ke orang, dari jadwal kepada manusia.
Kita lebih penting dari jadwal! Hubungan lebih penting daripada deadline,
dan spontanitas lebih berharga daripada rutinitas. Hanya saja, tidak semua
orang bisa menerapkan sistem ini bagi dirinya maupun organisasinya. Sistem
ini hanya akan berhasil jika dipenuhi dengan kumpulan pemimpin yang juga
dipimpin oleh seorang pemimpin.
Manajemen waktu generasi pertama bisa diterapkan oleh siapa saja. Generasi
kedua membutuhkan seorang pemimpin dengan beberapa pengikut. Generasi
ketiga manajemen waktu membutuhkan beberapa pemimpin dengan banyak
pengikut.Sedangkan generasi keempat adalah manajemen waktu bagi pemimpin
dengan banyak pemimpin lainnya. Situasi dan kondisilah yang mementukan
sistem mana yang bekerja paling efektif dan efisien. Pahami hal ini
baik-baik. Jangan pernah menembakkan rudal untuk membunuh seekor tikus!
2.8 TIPS MANAJEMEN WAKTU
Ada dua jenis waktu, waktu pada jam dan waktu sebenarnya (waktu nyata).
Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu
jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun.Waktu ini
berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50, mereka benar-benar
berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu
bisa berlalu tergantung dengan apa yang Kita lakukan.Misalkan dua jam dalam
sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas
tahun masa kanak-kanak kita bisa terasa seperti dua jam saja.Praktekan
beberapa teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Kita!
1. Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Kita, percakapan, dan
kegiatan yang harus Kita lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Kita
untuk memahami berapa banyak hal yang dapat Kita selesaikan dalam satu
hari, dan kapan waktu-waktu berharga Kita akan berlalu. Kita akan dapat
melihat berapa banyak waktu yang Kita luangkan untuk mencapai hasil, dan
berapa banyak waktu yang telah Kita buang untuk kegiatan-kegiatan yang
tidak produktif.
2. Segala kegiatan dan percakapan yang penting untuk kesuksesan Kita harus
ada jangka waktunya. List pekerjaan Kita akan bertambah sangat banyak jika
Kita mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan
3. Buatlah jadwal untuk diri Kita sendiri dimana Kita bisa meluangkan waktu
untuk berpikir dan melakukan hal-hal yang produktif bagi diri Kita.
Lakukanlah hal ini secara disiplin.
4. Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Kita miliki untuk
menghasilkan hal yang produktif.
5. Rencanakanlah waktu untuk beristirahat, menarik diri dari semua
kesibukan yang Kita miliki.
6. Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Kita.
Jangan memulai aktivitas Kita sebelum Kita selesai merencanakannya. Saat
yang paling penting dalam hari Kita adalah saat dimana Kita
merencanakannya.
7. Luangkan waktu selama 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang
harus Kita datangi dan Kita ambil. Ini akan membantu Kita memperlihatkan
prioritas yang harus diutamakan, dan membuat Kita merasa bahwa waktu tidak
berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5 menit setelah aktivitas atau
keputusan yang Kita ambil untuk menentukan apakah target yang Kita tentukan
hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.
8. Jangan ragu-ragu untuk menolak interupsi dari siapapun juga saat Kita
benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.
9. Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau
mengecek e-mail yang masuk hanya karena handphone Kita berdering.
Matikanlah koneksi telepon Kita. Jangan berikan perhatian Kita secara mudah
kepada orang lain kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Kita.
Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Kita kedepannya, Kita malah
harus menyediakan jadwal khusus untuk meladeninya.
10. Blokirlah semua hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan seperti
Facebook dan sosial media yang lain.
11. Ingatlah bahwa mustahil untuk menyelesaikan semuanya. Dan ingatlah
bahwa hal yang baik adalah membuat dua puluh persen kegiatan Kita
menghasilkan delapan puluh persen dari hasil kita.
2.9
TIPS MANAJEMEN WAKTU BAGI MAHASISWA
Berikut ini tips-tips yang mungkin berguna bagi Mahasiswa :
1.
Tidak tergoda untuk mengerjakan hal-hal yang kecil tetapi menyita
waktu.
Kuncinya adalah disiplin didalam mengerjakan rencana yang tentunya sudah
ada prioritasnya. Sesekali kita melakukan hal-hal kecil tersebut untuk
menyegarkan pikiran, hal itu masih wajar tetapi jika sampai menyita banyak
waktu atau berketerusan cobalah untuk kembali melihat tugas-tugas kita.
2. Gunakan alat bantu manajemen waktu
Sudah banyak dijual alat-alat bantu manajemen waktu seperti agenda, to do
list, dan sebagainya. Dari yang berbentuk buku hingga alat elektronik
seperti, smartphone, tabletPC. Gunakan alat-alat tersebut, jangan ragu
untuk menggunakannya karena alat-alat tersebut sangat membantu kita
mengatur waktu.
3.
Prediksi berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas
Ketika kita akan mengerjakan sesuatu atau ketika merencakan sesuatu, kita
harus mengetahui kira-kira seberapa lama waktu yang diperlukan, sesuaikan
dengan kemampuan kita dalam menyelesaikan tugas tersebut, jangan membuat
prediksi yang tidak sesuai dengan kemampuan kita karena hal ini malah dapat
menimbulkan masalah lain.
4. Mengetahui kapan suatu tugas harus diselesaikan
Menetukan target waktu dan proses pencapaiannya dalam suatu rencana. Seperti pada point pertama, kita mengerjakan
sesuai prioritas, kita harus mengetahui kapan suatu tugas
harus diselesaikan dan mana tugas yang harus dikerjakan
terlebih dahulu dan mana yang bisa ditunda. Sediakan waktu untuk menyusun
kembali rencana di pagi hari dan disiplinlah sesuai
rencana-rencana tersebut.
5.
Kita tidak bisa mengerjakan dua tugas dalam waktu bersamaan
Fokus, salah satu hal yang penting dalam manajemen waktu adalah fokus pada
satu tugas. Kita tidak akan bisa mengerjakan dua atau lebih tugas sekaligus
dengan tingkat perhatian yang sama, yang mungkin bisa dikerjakan adalah
“multitasking” tetapi kita tetap mengerjakan satu hal pada satu waktu.
Multitasking sebenarnya adalah suatu seni didalam melakukan delegasi
wewenang dan tugas.
6.
Hindarkan untuk terpaku pada lama waktu yang telah kita rencanakan
Ketika kita merencakan untuk menyelesaikan suatu tugas didalam waktu tiga jam (contoh 3 jam), hindarkan kita untuk
selalu berpaku pada waktu 3 jam itu untuk
menyelesaikannya, jika kita bisa menyelesaikannya dalam
waktu 2 jam, akan lebih baik. Sehingga kita bisa
melanjutkan untuk tugas selanjutnya.
7. Keep it simple
Tips manajemen waktu yang lain adalah selalu bersikap efisien.Jangan
melakukan sesuatu yang bisa membuat rumit/susah yang malah menghabiskan waktu. Jika suatu tugas dapat dibuat
sederhana mengapa harus dibuat sulit, mudahkan maka kita
akan menemukan waktu yang lebih banyak.
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Fungsi manajemen dalam mengelola waktu. Merencanakan terlebih dahulu
penggunaan waktu bukanlah suatu pemborosan melainkan memberikan pedoman dan
arah bahkan pengawasan terhadap waktu.
Tips Manajemen waktu
1) Gunakan alat bantu manajemen waktu.
2) Prediksi berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
3) Mengetahui kapan suatu tugas harus diselesaikan.
4) Kita tidak bisa mengerjakan dua tugas dalam waktu bersamaan.
5) Hindarkan untuk terpaku pada lama waktu yang telah kita rencanakan.
6) Keep it simple
3.2 SARAN
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Kritik dan saran kami
perlukan dari pembaca agar makalah ini menjadi lebih baik.
DAFTAR PUSTAKA
Link Download :
Komentar
Posting Komentar