Analisis Lingkungan Bisnis PT. Unilever
PT. UNILEVER
VISI :
- To become the first choice of consumer, costumer and community
MISI :
- Kami bekerja untuk membangun masa depan yang lebih baik setiap hari
- Kami membantu orang-orang merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih menikmati kehidupan dengan brand dan pelayanan yang baik bagi mereka dan bagi orang lain
- Kami menjadi sumber inspirasi orang-orang untuk melakukan hal kecil setiap hari yang dapat membuat perbedaan besar bagi dunia
- Kami akan mengembangkan cara baru dalam melakukan bisnis dengan tujuan membesarkan perusahaan kami dua kali lipat sambil mengurangi dampak lingkungan
TUJUAN PERUSAHAAN
- Selalu bekerja dengan integritas
Beroperasi dengan integritas dan rasa hormat pada orang-orang, sentuhan
bisnis kami pada organisasi dan lingkungan selalu menjadi pusat dari
tanggung jawab corporate kami.
- Dampak Positif
Kami bertujuan memberikan dampak positif dengan berbagai cara: melalui
brand kami, melalui kegiatan komersial dan hubungan kami, melalui
kontribusi sukarela, xserta berbagai cara lain dimana kami berhubungan
dengan masyarakat.
- Komitmen yang berlanjut
Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan cara dalam menangani dampak
lingkungan dan bekerja dengan tujuan jangka panjang kami dalam
mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.
- Menjalankan aspirasi kami
Tujuan corporate kami telah memberikan aspirasi bagi kami untuk mengelola
bisnis. Hal ini diperkuat peraturan kami dalam prinsip-prinsip bisnis yang
menjelaskan standar operasional yang diikuti semua karyawan Unilever,
dimanapun mereka berada diseluruh dunia. Aturan ini juga mendukung
pendekatan kami pada pemerintah serta tanggung jawab corporate.
- Bekerja dengan yang lain
Kami ingin bekerja dengan para penyedia sumber daya yang memiliki nilai dan
standar yang sama dengan kami dalam bekerja. Peraturan tentang rekanan
bisnis, sejalan dengan peraturan prinsip bisnis kami, terdiri dari sepuluh
prinsip yang meliputi integritas bisnis dan tanggung jawab yang berhubungan
dengan karyawan, konsumen dan lingkungan.
LINGKUNGAN EKSTERNAL PT. UNILEVER INDONESIA Tbk.
Lingkungan eksternal perusahaan ini memiliki dua variabel yakni peluang
(opportunity) dan acaman (threats) dan terdiri dari dua bagian yaitu
lingkungan khusus dan lingkungan umum
A. Lingkungan khusus
- Customer (konsumen/pelanggan)
Kita dapat melihat pengaruh selera masyarakat terhadap jenis output yang
dihasilkan pada PT Unilever Indonesia TBK. Selera masyarakat yang
berbeda-beda mempengaruhi SariWangi (anak perusahaan PT Unilever Indonesia
dengan produk teh) dalam menghasilkan jenis barang (teh) yang akan
dipasarkan. Setelah membidik selera teh masyarakat pada umumnya dengan
produk teh celup SariWangi regular, saat ini SariWangi membidik selera
premium para customernya yang rata-rata kalangan menengah ke atas dengan
mengeluarkan produk SariWangi Gold Selection.
- Distributor (penyalur)
Melihat begitu pentingnya peranan distributor dalam penyebaran produk yang
dihasilkannya, PT Unilever Indonesia Tbk membentuk dan menjalin jaringan
distribusi yang sangat baik (versi majalah Businessweek). Salah satu
caranya, PT Unilever mengeluarkan program promosi bagi para distributor
yang membuat display (tampilan) dari produk Unilever yang baik di tempatnya
berdagang. Penjual yang membuat display yang baik terhadap produk Unilever
akan diberikan hadiah berupa uang tunai. Penerapan dari hal ini dapat kita
lihat dengan jelas dalam produk Sunsilk yang termasuk dalam produk yang
dihasilkan PT Unilever Indonesia Tbk.
- Unions (kemitraan)
Pepsodent sebagai salah satu produk yang dikeluarkan oleh PT Unilever
Indonesia Tbk, menjalin kerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia.
Jalinan kemitraan antara Pepsodent dengan PDGI memberikan pengaruh pada
Pepsodent dalam hal kualitas produk dan kemasan produk. Dalam hal kualitas
produk, PDGI memberi input kepada Pepsodent tentang karakteristik kualitas
produk yang baik. Sedangkan dalam hal kemasan, PDGI bekerja sama dengan
Pepsodent untuk mencantumkan himbauan sikat gigi teratur pada kemasan
Pepsodent.
4.
Competitors (pesaing)
PT Unilever Indonesia Tbk mengeluarkan sebuah produk sabun mandi yang
khusus pada jenis sabun mandi kesehatan. Produk tersebut diberi nama
Lifebuoy. Di pasar, tidak hanya PT Unilever Indonesia Tbk saja yang
menghasilkan produk sabun mandi kesehatan. Ada beberapa perusahaan yang
bergerak pula dalam produk sabun mandi kesehatan seperti Nuvo dan Dettol.
Karena persaingan dalam pasar itulah yang membuat PT Unilver Indonesia Tbk
dengan Lifebuoy-nya lebih memfokuskan produknya pada jenis konsumen yaitu
keluarga dengan memproklamirkan Lifebuoy-nya sebagai sabun mandi kesehatan
keluarga. Selain melirik keluarga sebagai target pemasaran produknya, PT
Unilever Indonesia Tbk juga mengeluarkan program sosial masyarakat yaitu
‘Kampanye Cuci Tangan dengan Sabun’ yang sekaligus sebagai ajang promosi
bagi Lifebuoy.
- Government (perwakilan pemerintahan)
PT Unilever Indonesia Tbk melahirkan trashion sebagai bagian dari program
‘Green and Clean’. Di dalam program ini, PT Unilever Indonesia Tbk
melibatkan sekitar 500 ibu rumah tangga yang tergabung dalam Komunitas Ibu
Bersinar Sunlight untuk berperan serta dalam pembuatan tas daur ulang dari
sampah plastik bekas kemasan produk yang lebih dikenal dengan trashion.
Komunitas yang telah membentuk 53 sentra ini tersebar di beberapa kota
yaitu Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Makasar. Program ini merupakan
bentuk tanggungjawab sosial perusahaan yang sejalan dengan UU 18 tahun 2008
tentang Pengelolaan Sampah yang mewajibkan pelaku usaha untuk
bertanggungjawab dalam mengelola sampah yang berasal dari produk dan/atau
kemasan yang dibuat.
- Suppliers (pemasok)
Salah satu produk teh dari PT Unilever Indonesia Tbk yaitu SariWangi baru
saja meluncurkan pruduk terbarunya yaitu SariWangi Gold Selection. Produk
ini adalah produk yang memenuhi keinginan para kalangan premium. Untuk
produk terbarunya itu, PT Unilever Indonesia Tbk mencari supplier lain
dimana pasokan bahan bakunya memiliki karakteristik yang sesuai dengan
karakteristik produk terbarunya tersebut. Karena itulah supplier dari
produk SariWangi regular berbeda dengan supplier dari produk SariWangi Gold
Selection. Kualitas supplier akan sangat berpengaruh pada kualitas produk
tersebut. Sehingga PT Unilever Indonesia Tbk sangat berhati-hati dalam
pemilihan supplier.
A. Lingkungan umum
- Demographic & cultural (Demografi dan Budaya)
Menurut majalah Businessweek, PT Unilever Indonesia Tbk karakteristik
demografis di Indonesia sangat ideal atau cocok dengan PT Unilever
Indonesia Tbk. Produk-produk yang dihasilkan oleh PT Unilever Indonesia Tbk
telah mampu memenuhi kebutuhan para penduduk Indonesia dengan berbagai
produk yang dihasilkannya yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia dan
semua kalangan kelas ekonomi. Misalnya produk Pepsodent yang dapat
dinikmati oleh semua kalangan usia (Pepsodent kids sampai Pepsodent untuk
orang dewasa) dan semua kalangan kelas ekonomi (Pepsodent regular sampai
Pepsodent untuk perawatan khusus). Penduduk Indonesia yang tersebar di
seluruh wilayah Indonesia pun dapat diatasi oleh PT Unilever Indonesia
dengan membentuk jaringan distrribusi yang baik. Sehingga produk-produk PT
Unilever Indonesia Tbk dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia
dari perkotaan hingga pelosok pedesaan. Karakteristik demografis yang ideal
inilah yang membuat PT Unilever Indonesia Tbk menjadi terkenal merajai
pasar di Indonesia.
- International
Kebijakan dalam PT Unilever Indonesia Tbk dipengaruhi pula oleh lingkungan
internasional. Salah satunya adalah kebijakan PT Unilever Indonesia Tbk
dalam program peningkatan gizi anak. PT Unilever Indonesia Tbk melalui
produk Blue Band mengeluarkan program untuk meningkatkan gizi anak-anak
yang kurang mampu di beberapa negara bekerja sama dengan UNICEF. Selain
itu, beberapa program dan produk dari PT Unilever Indonesia juga bekerja
sama dengan WHO. Namun dari internasional maraknya pemalsuan dan
penyelundupan produk Cina.
- Political (politik)
Kondisi politik Indonesia yang sering tidak stabil membuat keadaan ekonomi
yang ada di Indonesia pun menjadi tidak stabil pula. Keadaan ini akan
menjadi perhatian PT Unilever Indonesia Tbk dalam menjalani kegiatan
organisasi sehari-hari maupun dalam membuat keputusan. Misalnya keadaan
ekonomi yang tidak stabil akibat kondisi politik yang tidak menentu membuat
PT Unilever Indonesia Tbk untuk mengurangi jumlah produksinya. Dan bila
kondisi politik stabil yang diikuti dengan keadaan ekonomi yang stabil
pula, maka PT Unilever Indonesia Tbk akan membuat keputusan untuk menaikkan
jumlah output produksi.
- Technological (Teknologi)
Kekuatan teknologi digunakan PT Unilever Tbk untuk memberikan pengaruh
positif terhadap organisasinya. Pengaruh positif ini dapat berupa
peningkatan jumlah produksi maupun peningkatan mutu produksi. Yang pada
akhirnya kedua hal tersebut akan memengaruhi organisasi dalam hal cara
pengelolaan organisasi.
- Economic (Ekonomi)
Kondisi perekonomian Indonesia yang sempat menurun membawa PT Unilever
Indonesia Tbk untuk melakukan suatu inovasi agar produk-produk yang
dihasilkannya dapat tetap dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Hal
ini dapat kita lihat jelas dalam produk pembersih cuci piring dan detergen
yang dihasilkan oleh PT Unilever Indonesia Tbk yaitu Sunlight dan Rinso.
Sebelumnya kedua produk tersebut dikenal sebagai produk yang cukup mahal
dan belum tentu terjangkau oleh seluruh masyarakat. Dengan kondisi
perekonomian Indonesia yang sempat tergoncang dimana terjadi inflasi dalam
jumlah besar dan banyaknya jumlah pengangguran. Masyarakat lalu mengetatkan
anggaran pengeluaran mereka yang berimbas pada menurunnya tingkat
permintaan masyarakat terhadap beberapa produk (termasuk Sunlight dan
Rinso), serta produk pesaing yang harganya lebih rendah. Untuk menghadapi
masalah itu, PT Unilever Indonesia Tbk mengeluarkan produk Sunlight dan
Rinso yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ekonomi masyarakat yaitu
mengemasnya dalam bentuk sachet. Terbukti dengan dikeluarkannya produk
sachet dari Sunlight dan Rinso, penjualan kedua produk tersebut meningkat
dan cenderung stabil meski dalam keadaan ekonomi yang turun sekalipun.
LINGKUNGAN INTERNAL PT. UNILEVER INDONESIA Tbk.
Lingkungan internal perusahaan ini memiliki dua variabel yakni kekuatan
(strength) dan kelemahan (weakness) mencakup semua unsur bisnis yang ada di
dalam perusahaan seperti struktur organisasi perusahaan, budaya perusahaan,
sumber daya, METODE.
1. ORGANISASI PERUSAHAAN
Manajemen dan Pegawai
Visi dan misi manajemen dan pegawai
· Bekerja untuk membangun masa depan yang lebih baik setiap hari.
· Kami membantu orang-orang merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih
menikmati kehidupan dengan brand dan pelayanan yang baik bagi
mereka dan bagi orang lain.
· Kami menjadi sumber inspirasi orang-orang untuk melakukan hal kecil
setiap hari yang dapat membuat perbedaan besar bagi dunia.
· Kami akan mengembangkan cara baru dalam melakukan bisnis dengan tujuan
membesarkan perusahaan kami dua kali lipat sambil mengurangi dampak
lingkungan
2. BUDAYA PERUSAHAAN
Budaya perusahaan ini adalah mempunyai tanggung jawab sosial, Unilever
Indonesia menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang
luas. Keempat pilar program kami adalah Lingkungan, Nutrisi, Higiene dan
Pertanian Berkelanjutan. Program CSR termasuk antara lain kampanye Cuci
Tangan deNgan Sabun (Lifebuoy), program Edukasi kesehatan Gigi dan Mulut
(Pepsodent), program Pelestarian Makanan Tradisional (Bango) serta program
Memerangi Kelaparan untuk membantu anak Indonesia yang kekurangan gizi
(Blue Band).
3. METODE
a) BERFOKUS PADA PELUANG PASAR
PT Unilever Indonesia dalam menjaga ke eksistensiannya di dalam persaingan
global yang semakin meningkat melakukan promosi melalui media elektronik.
Namun dalam kehidupan sehari-hari promosi yang dilakukan PT Unilever
Indonesia tidak hanya lewat media elektronik tetapi banyak juga melalui
media cetak, sponsorship, mengadakan event-event yang memasukkan
produk-produk dari PT Unilever seperti Kecap Bango, Pepsodent, Shampo
Pantene, dan lain-lain. Karena jika promosi yang dilakukan hanya melalui
media elektronik maka PT Unilever Indonesia tidak mendapatkan keuntungan
yang optimal. Masyarakat di Indonesia terdiri dari berbagai kalangan dan
tingkatan sosial yang beragam. Jika perusahaan tidak bisa menyentuh hati
masyarakat semua kalangan maka perusahaan tidak dapat berkembang pesat.
Makna dari iklan yang ditawarkan oleh perusahaan juga harus bisa dipahami
oleh berbagai kalangan, karena iklan adalah salah satu cara promosi yang
bisa dilakukan oleh perusahaan agar dapat memperoleh keuntungan yang
optimal.
b) DIFERENSIASI PRODUK
Produk Unilever terus memperkenalkan kemasan-kemasan yang terbaru, tetapi
Unilever tetap mempertahankan kualitas produknya. Baik itu kemasan yang
botol kaca, sachet, botol kecil dan masih banyak lagi kemasannya.
c) MENGUATKAN KEAKRABAN PELANGGAN DAN PEMASOK
Menggunakan sistem informasi untuk memfasilitasi akses langsung dari
pemasok terhadap jadwal produksi.dan bahkan mengizinkan pemasok untuk
memutuskan bagaimana dan kapan mengirim pasokan kepada pemasok. Selain itu
Unilever juga melakukan tanya jawab kepada para konsumen dan membuat suara
konsumen tempat para konsumen mengeluh.
Kesimpulan
Lingkungan Internal dari PT Unilever sangatlah jelas dan lengkap dalam
bagian-bagian atau bidang-bidang dalam pekerjaannya, sehingga memudahkan
pelaksanaan pekerjaan. Lingkungan Eksternal terdiri dari konsumen,
pelanggan dan pemasok.
Saran
Sistem manajemen lingkungan harus dimiliki oleh setiap perusahaan atau
organisasi yang produksinya bersentuhan langsung dengan alam atau
lingkungan hidup.
Sebaiknya sistem manajemen lingkungan semakin didorong oleh pemerintah dan
didukung oleh masyarakat supaya lebih banyak lagi kontribusi yang dilakukan
dalam melestarikan lingkungan hidup.
ANALISA SWOT
A. Kekuatan (Strengths)
a) Memiliki tim yang terdiri dari orang-orang berdedikasi, terampil, dan
termotivasi di segenap jajaran.
b) Perencanaan baik dan kerja sama erat dengan para pemasok, konsumen dan
distributor untuk menghantar produk-produk dari pabrik ke tempat-rempat
penjualan.
c) PT Unilever Indonesia menjalankan program Corporate Social
Responsibility (CSR) yang luas. Program CSR termasuk antara lain kampanye
Cuci Tangan deNgan Sabun (Lifebuoy), program Edukasi kesehatan Gigi dan
Mulut (Pepsodent), program Pelestarian Makanan Tradisional (Bango) serta
program Memerangi Kelaparan untuk membantu anak Indonesia yang kekurangan
gizi (Blue Band). Yang tentunya dapat memberikan respon positif kepada
pelanggan tentang produk Unilever.
d) Promosi, satu cara promosi yang bisa dilakukan oleh perusahaan agar
dapat memperoleh keuntungan yang optimal adalah.
e) Diferensiasi produk, Produk Unilever terus memperkenalkan
kemasan-kemasan yang terbaru, tetapi Unilever tetap mempertahankan kualitas
produknya. Baik itu kemasan yang botol kaca, sachet, botol kecil dan masih
banyak lagi kemasannya.
B. Kelemahan (Weaknesses)
a) Rendahnya respon pasar terhadap produk-produk tertentu.
b) Hanya memfokuskan pada 1 jenis produk yang hanya buat kesehatan
keluarga. Padahal pesaing lebih banyak macam sabun kesehatan juga dan tidak
hanya buat keluarga saja.
c) Kurang kuat dalam pengemasan produk karena terdapat pemalsuan dan
penyelundupan dari produk Cina.
d) Menjalani kegiatan organisasi melihat kondisi politik Indonesia yang
tidak stabil.
e) Produk yang mahal dikalangan masyarakat menengah kebawah.
C. Peluang (Opportunities)
a) Tingginya selera konsumen
b) Mudahnya bekerja sama dengan supplier untuk mendapatkan bahan baku
sesuai kebutuhan produksi
c) Dukungan dari pemerintah lewat berbagai program pemberdayaan masyarakat
d) Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat
e) Luasnya potensial market
D. Ancaman (Threats)
a) Kenaikan biaya bahan baku
b) Kondisi perekonomian yang menurun
c) Maraknya pemalsuan dan penyelundupan produk cina
d) Penghapusan Subsidi BBM
e) Produk pesaing yang harganya lebih rendah
Link Download
Komentar
Posting Komentar