Kewirausahaan - LAPORAN OBSERVASI KEWIRAUSAHAAN “BAKSO KAKI SAPI”

PROFIL PEMILIK BAKSO KAKI SAPI

 
Nama : Saiful Latief
TTL : Gresik, 13 Januari 1984
Alamat : Jl. Sono PPI Gresik
Pendidikan : S1 Institusi Teknologi Surabaya → Teknik Kimia
S1 Universitas Muhammadiyah Gresik → Manajemen Pemasaran
S2 Universitas Airlangga Surabaya → Manajemen
Pengalaman : Dosen Universitas Muhammadiyah Gresik
Dosen Akademi Kebidanan Delima Persada Gresik
Desen Akademi Keperawatan Gresik
Ketua HIPMI Gresik tahun 2011
Istri : 1 orang
Anak : 3 orang
Nama Usaha : Bakso Kaki Sapi
Berdiri : 2009
Alamat Usaha : Jl. Kalimantan No. 151 GKB
Karyawan : 7 orang
Cabang Usaha : Malang dengan 24 karyawan 

Usaha yang lain: Properti, Travel, rental mobil, distributor pupuk, mempunyai tempat penjagalan hewan
Awal dari bisnis yang ditekuni pak Latief adalah dari awal beliau lulus dari ITS bekerja disebuah perusuhaan yang ada di Gresik dan menjadi karyawan tetap disana, yang merasa tidak nyaman bekerja dibawah tekanan seseorang. Kemudian beliau memutuskan untuk kuliah lagi di Universitas Muhammadiyah Gresik. Waktu masih mahasiswa semester 2, beliau memutuskan untuk membuka usaha pentol di Jl. Kalimantan GKB dan dari hobinya yang suka memasak, melihat prospek kedepan yang sangat bagus. Usaha yang awalnya ditentang keras oleh orang tuanya tersebut membuat beliau bertambah semangat untuk membuktikan kepada kedua orang tuanya bahwa usaha yang dilakukan akan berhasil.
Awal usahanya hanya sekitar 2-3 kg adonan, keuntungan yang didapatnya pun cukup untuk modal balik yang dikeluarkan. Kemudian beliau sering sharing dengan salah satu dosennya yang merupakan seorang pengusaha makanan juga. Dari situlah beliau mencari ide, makanan apa yang disukai oleh semua kalangan dari yang kecil, muda, dewasa dan bahkan orang tua? Akhirnya tercetus bakso. Kemudian beliau tak berfikir “kalau hanya bakso saja pesaing-pesaing yang ada disekitarnya juga memiliki”, terinspirasi dari usaha yang sebelumnya yang tiap hari memberikan kaki sapi yang campuran kuah dari baksonya cuma-cuma kepada orang disekitarnya, membuat beliau untuk membuat bakso kaki sapi.
Segala rencana pun sudah dilakukan dari membuat poster, lembaran iklan dan mencari menu-menu yang unik, sia-sia beliau rencanakan sebab tanpa membuat hal seperti itu para pelanggannya pun berdatngan untuk membeli baksonya. Walaupun ditengah-tengah pesaingnyayang ada di sekitarnya tak membuat bakso ini kehilangan pelanggannya sebab brending yang dimiliki dan rasa dari baksonya yang tidak bisa dibohongi membuat tempatnya tetap ramai dikunjungi oleh pelanggannya.
Awal buka usahanya beliau hanya merekrut 2 orang pegawai saja, beliau juga tidak mengeluarkan uang modal sama sekali karena usahanya dibiayai oleh perusahaan teh botol sosro yang mencari tempat yang bisa dijadikan untuk memasarkan produknya tersebut. Sekarang usahanya sangat maju dalam sehari beliau membuat 35-40 kg adonan dan hari minggu 50 kg. Buka dari jam 9.30-15.00 baksonya habis terjual dengan harga yang terjangkau juga Rp 13.000/porsi dan omset yang didapat sehari Rp 6.000.000/hari. Beliau orang yang simpel, rendah hati dan sederhana membuat para karyawannya sangat nyaman untuk bekerja ditempat beliau yang menghargai karyawannya sebagai adik, saudara bahkan kakak, dan kehidupannya juga dijamin.
Motivasi beliau adalah lakukan sedini mungkin yang kamu bisa, apa yang kamu bisa lakukan dahulu.
Analisis SWOT
  • Streanght
− Lokasi strategis
− Brand sudah terkenal baik
− Pelayanan maksimal
− Harga terjangkau
− Team solid, karyawan mau bekerja sama
− Menu yang variant
  • Weakness
− Tempat kurang luas
− Tempat parkir yang minim
− Tidak sampai malam
− Ada yang tidak boleh dibungkus
v Justru dari kekurangannya itu membuat tempat tersebut tetap terlihat ramai oleh orang membeli dan orang yang melintas didepannya membuat jadi penasaran akan bakso tersebut
  • Opportuning
− Orang GKB yang malas untuk memasak
− Banyak yang suka bakso
  • Threat
− Pesaing yang disekitar tempat usahanya
− Adanya persaingan yang kurang sehat dari para pesaing yang lainnya 

Komentar

Postingan Populer