Customer Relationship Management - Analisis Portofolio Pelanggan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Analisis Portofolio Pelanggan di mulai dengan tindakan wajib yang secara
rutin dipakai bersama manajemen pemasaran, yakni segmentasi pasar. Tujuan
Analisis Portofolio Pelanggan mengidentifikasi pasar untuk memperoleh
peluang profit di masa depan. Untuk mengoptimalkan profit yang diperoleh
dari seluruh pelanggan dengan menawarkan value (nilai) proposition yang
berbeda untuk tiap segmen/kelompok pelanggan.
Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok/group yang
lebih homogen karakteristiknya yang akan menciptakan value (nilai) yang
berbeda tiap kelompok pelanggan. Pada akhir proses tersebut, perusahaan
dapat menentukan segmen-segmen mana yang ingin dilayaninya. Jika diinginkan
masing-masing segmen dapat dilayani dengan proposisi nilai yang berbeda.
Dalam konteks CRM, segmentasi pasar sangat bergantung pada data yg mungkin
dihasilkan secara internat atau external. Proses segmentasi pasar dimulai
dari :
1. Mengidentifikasikan jenis bisnis saat ini.
2. Mengidentifikasikan variabel segmentasi yg relevan.
3. Menganalisis pasar dengan menggunakan berbagai variable.
4. Menilai value berbagai segmen pasar.
5. Memilih target pasar yg akan dilayani.
1.2
Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas yang menyebutkan bahwa Analisis Portofolio
Pelanggan akan menghasilkan pengelompokan pelanggan-pelanggan mana yang
menguntungkan sehingga perlu mendapatkan perhatian yang lebih dan pelanggan
mana yang kurang/tidak menguntungkan. Untuk analisis portofolio ini
diperlukan data atau informasi tentang pelanggan.
1.3
Tujuan Penulisan Makalah
Tujuan pembuatan makalah ini ialah untuk memenuhi tugas perkuliahan yang
diberikan oleh dosen pembimbing kami, mata kuliah Customer Relationship
Management. Disamping itu penulis juga ingin mengetahui lebih dalam tentang
bagaimana implementasi Analisis Portofolio Pelanggan yang terjadi dalam
perusahaan.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Customer Relationship Management
CRM diartikan sebagai satu kesatuan penjualan, pemasaran dan strategi
pelayanan yang mencegah terjadinya aktivitas pekerjaan yang tidak
terkoordinasi antar bagian dengan baik dan itu tergantung pada aksi-aksi
perusahaan yang terkoordinasi (Kalakota, 2001).
Sasaran dari kerangka kerja bisnis CRM adalah menggunakan hubungan yang ada
untuk meningkatkan penghasilan, menggunakan informasi yang terintegrasi
untuk pelayanan yang baik, memperkenalkan konsisten, proses dan prosedur
chanel yang replicable. (Kalakota, 2001)
2.2
Manfaat dan Tantangan Customer Relationship Management
Potensi manfaat bisnis dari manajemen hubungan pelanggan sangat banyak.
Contohnya, CRM memungkinkan sebuah perusahaan untuk mengidentifikasi serta
berfokus pada para pelanggan terbaik mereka, yaitu mereka yang paling
menguntungkan bagi perusahaan, agar mereka dapat dipertahankan sebagi
pelanggan seumur hidup untuk layanan yang lebih besar dan menguntungkan.
Manajemen hubungan pelanggan memungkinkan penyesuaian dan personalisasi real-time atas berbagai produk dan jasa berdasarkan pada
keinginan, kebutuhan, kebiasaan membeli serta siklus hidup para pelanggan.
CRM juga dapat menelusuri saat ketika pelanggan menghubungi perusahaan,
darimana pun titik hubungannya. Sistem CRM juga memungkinkan perusahaan
untuk memberi pengalaman yang konsisten dan layanan serta dukungan superior
bagi pelanggan, di semua titik kontak yang dipilih oleh pelanggan. Semua
manfaat ini akan memberi nilai bisnis strategis bari perusahaan dan nilai
pelanggan yang besar bagi para pelanggannya. (O’Brien, 2005)
BAB III
PEMBAHASAN
3.3 Mengidentifikasikan jenis bisnis saat ini
Perkembangan jasa telekomunikasi di Indonesia yang cepat serta perkembangan
teknologi gadget yang saat ini sedang ramai dengan handphone smartphone dan
seiring pertumbuhan permintaan pada jasa dan jangkauan telekomunikasi,
menuntut dipenuhinya kepuasan pelanggan sebagai kunci sukses dalam era
komunikasi. Dengan banyaknya pilihan paket SMS, Telpon, dan Internet guna
menunjang kebutuhan komunikasi memudahkan para pelanggannya untuk dapat
menikmati paket sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu dengan sistem
pembayaran Prabayar dan Pascabayar yang dapat dipilih oleh para pelanggan.
Indosat menjalankan bisnis jasa telekomunikasi selular dengan merek IM3,
Mentari, dan Matrix. Selain itu, Indosat juga menyediakan jasa Sambungan
Langsung Internasional (SLI), jasa Fixed Wireless Access (FWA) dengan merek
Starone, dan berbagai produk serta layanan untuk komunikasi data (MIDI).
Selain itu, Indosat juga menyediakan layanan Indosat Business untuk
pelanggan korporasi disegmen Large Business, Medium Business maupun Small
Business (SME). Di akhir tahun 2013, Indosat memiliki 59,6 juta pelanggan
selular melalui merek Matrix, IM3, dan Mentari. Ditunjang dengan jaringan
kantor penjualan dan galeri yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada Masyarakat, Indosat tiap
tahunnya melaksanakan program Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC),
sebuah kompetisi yang mengajak anak-anak muda Indonesia untuk menuangkan
ide dan berkompetisi membuat aplikasi mobile yang inovatif, memecahkan
masalah, dan berdaya jual. Untuk kaum perempuan, Indosat memiliki program
yang bertajuk INSPERA (Inpirasi Perempuan Indonesia) untuk lebih mendorong
kaum perempuan secara aktif menaikkan nilai diri dengan memanfaatkan ICT (Information and Communication Technologies)/IPTEK yang
merupakan salah satu dari kegiatan CSR Indosat.
3.2 Analisis SWOT
Berikut adalah Analisis SWOT PT. Indosat tbk :
a.
Strenght (Kekuatan)
1. Pengalaman mengelola bisnis telekomunikasi.
2. Produk dan jasa yang luas (banyak).
3. Image perusahaan yang baik.
4. Jaringan operasional yang didukung oleh kantor layanan galeri Indosat
yang tersebar di seluruh Indonesia.
5. Memiliki layanan purna jual yang dapat memenuhi permintaan pelanggan.
b.
Weakness (Kelemahan)
1. Traffic voice dan SMS yang sering penuh sehingga menyebabkan terjadinya
error.
c.
Opportunity (Peluang)
1. Besarnya pasar domestik yang belum tergarap.
2. Bisnis telekomunikasi global yang cukup menjanjikan.
3. Semakin meningkatnya hubungan pelanggan maka akan memicu perusahaan
untuk meningkatkan teknologi jaringan untuk para pelanggan sehingga lebih
mempermudah hubungan perusahaaan dengan para pelanggan.
4. Memiliki hubungan pada tingkat internasional.
5. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang konsumtif dimana setiap
individu tertarik untuk memcoba sesuatu yang baru dimana produk tsb mampu
memenuhi kebutuhan mereka
d.
Threat (Ancaman)
1. Kompetisi global yang memasuki pasar domestik.
2. Ancaman masuknya pendatang baru.
3. Ancaman dari barang atau jasa pengganti.
4. Pesaing yang menawarkan harga produk yang lebih murah.
3.3 Analisis PEST
Berikut adalah Analisis PEST PT. Indosat tbk :
a.
Politik
Keadaan politik sangat mempengaruhi kinerja di Indosat. Kondisi politik
yang belum stabil khususnya di Indonesia, merupakan salah satu factor yang
menyebabkan para investor asing masih ragu untuk menanamkan modalnya di
Indonesia. Kondisi keamanan di dalam negeri yang sampai saat ini belum
kondusif, disebabkan oleh banyaknya pesaing dan perebutan kekuasaan antar
partai politik di dalam negeri dan kurangnya kepercayaan rakyat terhadap
pemerintah sehingga masih seringnya terjadi demonstrasi yang berakhir dgn
kerusuhan. Selain itu hukum yang diterapkan di Indonesia yang kurang
menyakinkan menyebabkan para investor takut, dan di khawatirkan hokum yang
ada malah akan membuat mereka terjerat dan merugi.
b.
Ekonomi
Secara umum pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang semakin berkembang,
sehingga menyebabkan adanya angin positif juga ke area industry dan tidak
terkecuali di industri telekomunikasi. Alat telekomunikasi bukan hanya
untuk berkomunikasi antara saudara, teman, maupun kerabat melainkan
digunakan untuk komunikasi bisnis. Oleh sebab itu semakin cepat dan
mudahnya penggunaan telekomunikasi akan membuat perkembangan ekonomi pula.
Sebagai contoh, kalau para eksportir maupun importir jika tidak berhubungan
dengan pembelinya (apalagi jika pembelinya dari luar negeri) tentu saja
peran komunikasi akan mempengaruhi tingkat penjualan mereka yang tentu saja
secara tidak langsung akan berakibat juga di bidang ekonomi. Selain itu
akan terselenggaranya kebijakan AFTA, dimana akan meningkatkan daya
saingperekonomian di ASEAN.
c.
Sosial
Perkembangan industri telekomunikasi terhadap faktor sosial adalah tidak
terkecuali baik penggunanya dari desa maupun dari kota maupun berbeda ras
dan juga berbeda jarak baik maupun di belahan dunia manapun, masyarakat
dapat saling berkomunikasi. Hal inilah yang menyebabkan perkembangan
industri telekomunikasi semakin pesat. Selain itu juga alat telekomunikasi
merupakan suatu kebutuhan yang digunakan bukan hanya untuk saling
berkomunikasi lewat suara, melainkan menyelusuri dunia maya, menikmati
fasilitas lainnya seperti menonton televisi, mentransfer uang, dsb.
d.
Teknologi
Jika berbicara tentang teknologi tentu saja sudah menjadi suatu gaya hidup
yang baru dalam abad ke-21 ini. Perkembangannya pun tidak luput dirasakan
oleh industri telekomunikasi, hal ini dapat dilihat dari transfer uang,
dsb. Perkembangan alat-alat telekomunikasi, yang tentu saja dalam hal ini
sebagai provider. Layanan yang ditawarkan oleh provider bukan hanya untuk
saling berbicara lewat telepon, dan mengirimkan SMS melainkan melakukan
transaksi bisnis, melakukan transaksi-transaksi lain yang berhubungan
dengan bank, browsing dunia maya, dsb.
Berdasarkan analisis PEST, kesimpulan yang didapat adalah pengaruh kegiatan
politik, ekonomi, sosial, serta teknologi berdampak penting bagi PT.
Indosat tbk. Pada dasarnya Indonesia memiliki peluang dalam perkembangan
industri terutama di industri telekomunikasi, karena komunikasi merupakan
kebutuhan primer sehingga secara tidak langsung perkembangannya pun
merupakan kebutuhan yang harus selalu dilakukan. Dari segi politik dapat
dilihat, bahwa sesungguhnya terdapat peluang untuk meningkatkan
kredibilitas perusahaan dan negara apabila masyarakat mau secara
bersama-sama untuk membangun negara yang adil, damai, dan taat hukum
sehingga para investor pun senang berinvestasi disini. Selain itu juga dari
faktor di atas tentu saja akan mempengaruhi bidang ekonomi karena semakin
banyak perusahaan yang ingin berinvestasi di Indonesia maka semakin
meningkat pula perkembangan ekonomi di negara ini. Dari bidang sosial,
dapat dilihat bahwa perkembangan telekomunikasi merupakan gaya hidup yang
setiap harinya berkembang, tren masa kini telekomunikasi bukan hanya
digunakan untuk saling komunikasi melainkan untuk melakukan segala
aktifitas dan tentu saja hal ini berhubungan dengan teknologi yang
digunakan sehingga komunikasi yang terjadi bukan hanya sekedar komunikasi
biasa.
3.4 Memilih Target Pasar yang akan Dilayani
Dalam menetapkan sasaran pasar (target pasar), perusahaan terlebih dulu
harus melakukan segmentasi pasar, dengan cara mengelompokkan konsumen ke
dalam kelompok dengan ciri-ciri yang hampir sama. Setiap kelompok konsumen
dapat dipilih sebagai target pasar yang akan dicapai. Segmentasi pasar
dimaksudkan untuk mengkaji dan mencari kesempatan segmen pasar yang
dihadapi perusahaan, menilai segmen pasar dan memutuskan berapa banyak dari
segmen pasar yang ada tersebut yang akan dilayani oleh perusahaan.
Target pasar perlu ditetapkan karena bermanfaat dalam :
1. Mengembangkan posisi produk dan strategi bauran pemsaran.
2. Memudahkan penyesuaian produk yang dipasarkan dan strategi bauran
pemasaran yang dijalankan (harga yang tepat, saluran distribusi yang
efektif dan promosi yang tepat) dengan target pasar.
3. Membidik peluang pasar yang lebih luas, hal ini penting saat memasarkan
produk baru.
4. Memanfaatan sumber daya perusahaan yang terbatas seefisien dan seefektif
mungkin.
5. Mengantisipasi persaingan.
Indosat berusaha untuk mendapatkan pelanggan yang produktif agar biasa
berkontribusi secara positif ke kinerja perseroan, perusahaan tidak ingin
masyarakat membeli kartu perdana lalu dibuang, perusahaan ingin selamanya
masyarakat memakai kartu Indosat dan memanfaatkannya dengan baik,
perusahaan selalu berusaha untuk meningkatkan kepuasan masyarakat, Indosat
menyusun strategi untuk mendapatkan pelanggan produktif dengan membuat
produk yang sesuai dengan kebutuhan seperti Kartu IM3 Cool yang di
posisikan untuk anak muda yang banyak menggunakan telepon, SMS dan
Internet. Produk yang ditawarkan adalah Kartu Prabayar IM3 Cool dengan
bonus komunitas serta harga paket yang lebih murah dan perusahaan terus
mencoba berusaha untuk memuaskan konsumennya.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada Masyarakat, Indosat tiap
tahunnya melaksanakan program Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC),
sebuah kompetisi yang mengajak anak-anak muda Indonesia untuk menuangkan
ide dan berkompetisi membuat aplikasi mobile yang inovatif, memecahkan
masalah, dan berdaya jual. Untuk kaum perempuan, Indosat memiliki program
yang bertajuk INSPERA (Inpirasi Perempuan Indonesia) untuk lebih mendorong
kaum perempuan secara aktif menaikkan nilai diri dengan memanfaatkan ICT (Information and Communication Technologies)/TIK yang
merupakan salah satu dari kegiatan CSR Indosat.
Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi kedua terbesar di Indonesia juga
tentu ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggannya. Galeri
Indosat sebagai tempat untuk complaint tentang masalah/keluhan-keluhan yang
terjadi selama penggunaan kartu Indosat dengan Customer Service yang ramah
yang akan siap melayani keluhan pelanggan seperti sim card hilang, sim card
tidak ada/hilang sinyal, pulsa terpotong dan lain-lainnya. Yang tentunya
guna menunjang kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Indosat yang langsung
menyentuh pelanggannya.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1
Kesimpulan
CRM berkonsentrasi pada apa yang dinilai oleh pelanggan, bukan pada apa
yang perusahaan ingin jual. Pelanggan tidak menginginkan diperlakukan
secara sama. Akan tetapi mereka ingin diperlakukan secara individual.
Namun, pada dasarnya CRM merupakan suatu cara untuk menganalisa perilaku
pelanggan yang dimiliki perusahaan, dimana melalui hasil analisa tersebut,
perusahaan dapat menentukan cara bagaimana agar dapat melayani para
pelanggannya secara lebih personal, sehingga menimbulkan loyalitas
pelanggan terhadap perusahaan. Sasaran utama CRM bukan terletak pada
kepuasan pelanggan, tetapi lebih mengarah pada loyalitas pelanggan.
Maksudnya adalah agar pelanggan tidak hanya puas saat memakai produk
perusahaan, melainkan meningkatkan loyalitas pelanggan pada perusahaan.
4.2
Saran
Kritik dan saran yang membangun akan sangat kami harapkan dari Bapak Dosen
Pembimbing sebagaimana guna makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
DAFTAR PUSTAKA
Link Download
Komentar
Posting Komentar