Manajemen Pemasaran - INTELIJEN PEMASARAN
Abstrak
Persaingan yang semangkin meningkat seiring dengan berlakunya sistem pasar
bebas pada era abad ke 21 ini. Berbagai strategi digunakan
perusahaan/organisasi guna memenangkan persaingan. Lingkungan eksternal
perusahaan/organisasi merupakan salah faktor yang sangat menentukan
keberhasilan suatu perusahaan untuk memenangkan persaingan. Metode untuk
mendapatkan informasi dari linkungan eksternal merupakan modal dasar bagi
perusahaan untuk menata dan menyiapkan strategi yang digunakan perusahaan
untuk mencapai keunggulan bersaing secara berkelanjutan (sustenable
competitive advantage). Intelijen Pemasaran merupakan salah satu strategi
yang dapat digunakan perusahaan/organisasi untuk mendapatkan informasi
pasar terutama konsumen dan pesaing. Strategi ini memfokuskan pada
kebutuhan dan keinginan konsumen serta posisioning pesaing dan strategi
yang digunakan pesaing. Perusahaan/organisasi yang mempu mengendalikan
pasar (market driven) adalah merupakan perusahaan/organisasi memenangkan
persaingan. Untuk itu perusahaan berupaya untuk mendapatkan informasi
sebanyak dan secepat mungkin tentang kondisi pasar.
Pendahuluan
Secara umum, istilah intelijen sering diasosiasikan dengan aktivitas
memata-matai. Sedikit berbeda, dalam dunia bisnis, intelijen sebenarnya
berhubungan dengan aktivitas mencari informasi tentang kegiatan perusahaan
kompetitor. Sistem Intelijen Pemasaran adalah seperangkat prosedur dan
sumber yang digunakan oleh para manajer untuk memperoleh informasi harian
mengenai perkembangan di lingkungan pemasaran. Kata intelligence sendiri
dalam kamus memiliki arti “kecerdasan”. Di bidang pemasaran, orang yang
bertugas sebagai marketing intelligence bukan hanya dituntut cerdas dalam
pemikiran, namun juga jeli dalam melihat persaingan yang ada.
Biasanya dalam satu tim research and development ataupun business and
development, ada yang disebut dengan marketing intelligence. Dia akan
menempel ketat perusahaan, tapi tidak secara terang-terangan. Yang pasti,
selalu keep eye pada perusahaan yang menjadi pesaing mereka. Sistem
intelijen pemasaran merupakan bagian dari sistem informasi pemasaran serta
sangat erat kaitannya dengan sistem catatan intern perusahaan dan riset
pemasaran. Informasi tersebut dapat berasal dari dalam perusahaan sendiri,
konsultan riset pemasaran, biro periklanan, pemasok, pelanggan, bahkan
pesaing.
Informasi pemasaran merupakan elemen kritis dalam pemasaran yang efektif,
karena kecenderungan yang semakin meningkat dari pemasaran ke skala
nasional dan bahkan ke skala internasional, juga transisi dari kebutuhan
pembeli ke keinginan pembeli dan transisi dari persaingan harga ke
persaingan non harga. Sistim informasi pemasaran yang direncanakan dengan
matang akan terdiri dari 4 subsitem :
1. Sistem pelaporan intern yang menyediakan data terakhir mengenai
penjualan, biaya, persediaan, arus kas dan utang piutang,
2. Sistem intelijen pemasaran yang menyiapkan bagi eksekutif pemasaran
informasi harian mengenai perkembangan dunia pemasaran ekstern,
3. Riset pemasaran yang mencakup kegiatan menghimpun informasi yang relevan
bagi masalah pemasaran tertentu yang sedang dihadapi oleh perusahaan,
4. Sistem pemasar penentuan policy dan strategian analitis yang terdiri
dari prosedur statistik yang sudah mapan dan model untuk mengembangkan
penemuan-penemuan yang lebih cermat lagi.
Pentingnya informasi pemasaran di dalam mengelola bidang pemasaran suatu
perusahaan, maka setiap manajer pemasaran, harus mampu mengelola informasi
pemasaran yang dibutuhkannya. Dengan demikian para manajer perusahaan harus
mampu memahami konsep dan peranan sistem informasi pemasaran.
|
|
Dalam era globalisasi perusahaan dipaksa untuk siap meningkatkan daya
saingnya, termasuk di dalam penentuan harga produk di pasar. Penentuan
harga produk merupakan suatu aspek paling penting dalam konsep pemasaran,
termasuk di dalam industri manufaktur dan jasa. Jika perusahaan tidak
menyiapkan strategi yang tepat guna mencapai pasar akibatnya profit
perusahaan menjadi tidak optimal atau malahan gagal sama sekali dalam
mendapatkan pelanggan. Kedua hal tersebut sudah tentu dapat membawa
perusahaan kepada kebangkrutan.
Konsep dan Komponen Sebuah Sistem Informasi Pemasaran
Suatu sistem informasi pemasaran terdiri dari orang-orang, peralatan dan
prosedur-prosedur untuk mengumpulkan, menyortir, menganalisis, mengevaluasi
dan mendistribusikan informasi yang tepat waktu, akurat, dan dibutuhkan
kepada pembuat keputusan pemasaran. Dalam informasi pemasaran ini tercakup
data atau fakta mengenai kondisi atau keadaan yang berlaku, baik yang
sedang atau telah terjadi. Sedangkan informasi pemasaran adalah keterangan
yang baik berupa data atau fakta mapun hasil analisa, pertimbangan atau
pandangan dari yang menyampaikannya mengenai kondisi atau hal-hal yang
berkaitan dengan pengambilan keputusan dalam bidang pemasaran. Informasi
pemasaran adalah hal yang terpenting bagi manajer pemasaran, karena manajer
pemasaran menghadapi kebutuhan akan informasi pemasaran.
Manajer pemasaran harus mengambil risiko bila informasi pemasarannya tidak
lengkap. Hal ini berhubungan dengan tugas-tugasnya dalam pengambilan
keputusan, dan masalah ini akan tetap selalu ada. Para manajer ini mungkin
menginginkan lebih bayak data yang tersedia, akan tetapi mereka harus
memperbandingkan antara biaya untuk mendapatkan informasi itu dengan
nilainya seperti terlihat pada gambar berikut ini :
Cara Kerja Intelijen Pemasaran
Sebuah perusahaan dapat mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan
kualitas informasi intelijen pemasaran :
1. Pertama, melatih dan mendorong staf penjualan untuk menemukan dan
melaporkan perkembangan terbaru. Tenaga penjualan adalah “mata dan telinga
perusahaan”, mereka berada di posisi yang bagus untuk memperoleh informasi
yang tidak dapat diperoleh dengan cara lain.
2. Kedua, perusahaan dapat mendorong distributor, pengecer, dan perantara
lain untuk menyampaikan informasi intelijen penting. Sejumlah perusahaan
bahkan mempekerjakan spesialis untuk mengumpulkan informasi intelijen
pemasaran.
3. Ketiga, perusahaan dapat belajar tentang para pesaing dengan membeli
produk-produk mereka, mengikuti open house dan pameran dagang, membaca
laporan yang dipublikasikan pesaing, menghadiri pertemuan-pertemuan
pemegang saham, berbicara pada karyawan, dealer, distributor, pemasok, dan
agen pengangkutan, mengumpulkan iklan-iklan pesaing, membaca wall street
journal, new York times, dan Koran-koran asosiasi perdagangan.
4. Keempat, perusahaan dapat membentuk panel penasihat pelanggan yang
terdiri dari perwakilan pelanggan atau pelanggan terbesar di perusahaan
atau pelanggan yang blak-blakan, atau pelanggan yang paling canggih.
5. Kelima, perusahaan dapat membeli Informasi dari pihak luar.
6. Terakhir, beberapa perusahaan telah membentuk pusat informasi pemasaran
untuk mengumpulkan dan menyebarkan informasi intelijen pemasaran. Pusat
informasi itu mengumpulkan dan menyimpan informasi yang relevan serta
membantu para manajer untuk mengevaluasi informasi baru.
Kesimpulan
Intelijen pemasaran sudah banyak dipakai secara profesional sebagai suatu
alat diplomasi oleh perusahaan yang bersaing. Persaingan menjadi dasar
pengembangan intelijen pemasaran, baik secara nasional maupun global.
Penurunan efisiensi dan ketidakmampuan perusahaan mendapatkan laba adalah
indikator diperlukannya sebuah intelijen pemasaran. Tidak hanya itu,
pesatnya perkembangan teknologi serta perubahan budaya yang terjadi secara
simultan juga memerlukan sebuah sistem intelijen pemasaran untuk menangkap
animo dan selera pasar. Dengan demikian, perusahaan dapat mengikuti update dari perkembangan kebutuhan masyarakat yang tidak pernah
ada habisnya.
Informasi merupakan salah satu faktor penentu untuk terciptanya keunggulan
bagi suatu perusahaan. Bill Gate menyatakan bahwa barangsiapa mempu
mendapatkan informasi sebanyak dan secepat mungkin maka dia akan mengusai
dunia. Strategi intelijen pemasaran merupakan suatu cara/metode yang dapat
digunakan untuk mendapatkan informasi pasar dan pesaing dalam upaya
memenangkan persaingan di pasar global.
DAFTAR PUSTAKA
http://eddhies-marketing.blogspot.com/2011/03/intelijen-pemasaran_07.html
9 November 2014 14:36
9 November 2014 14:36


Komentar
Posting Komentar